PROBOLINGGO, KabarSae.com – Bupati Probolinggo Gus dr M. Haris memilih Gunakan metode kerja tim terpadu, untuk mengurangi angka kemiskinan di wilayahnya.
Di depan staf dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan pemkab, dia mengingatkan pentingnya menekan ego sektoral tiap satuan kerja, agar tujuan bersama bisa segera tercapai secara tepat sasaran.
“Untuk menekan angka kemiskinan ekstrem di Probolinggo. Perlu adanya kerja bersama semua pihak, dari OPD hingga desa,” tegas Gus Haris saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Satgas Percepatan Pengentasan Kemiskinan di Ruang Argopuro, Kantor Bupati Probolinggo, Senin (8/9/2025).
Dijelaskan, perlu adanya langkah yang harus siapkan oleh Pemkab Probolinggo. Mulai dari pemutakhiran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) agar bantuan tepat sasaran.
“Selain itu pemberdayaan ekonomi lewat pelatihan dan akses modal, hingga optimalisasi Dana Desa dan BLT untuk keluarga miskin ekstrem, lansia, dan penyandang disabilitas. Selain itu, seluruh potensi unggulan daerah harus dikembangkan untuk membuka lapangan kerja baru,” jelas Gus Haris, sapaan akrab Bupati Probolinggo ini.






